Emansipasi Wanita diperkenalkan Islam Sejak Lama?

(Sumber: http://static.inilah.com/data/berita/foto/2347916.jpg)

 

Tahukah kamu ? bahwa islam telah lebih dahulu memperkenalkan emansipasi wanita, Islam telah lebih dahulu mengangkat derajat wanita dari masa pencampakan wanita di era jahiliyah ke masa kemulaian wanita. Kata siapa wanita tidak boleh bekerja ? islam punya tokoh inspiratif yaitu Khodijah, istri pertama Rasulullah saw yang sukses dalam berbisnis. Beginilah kisahnya :

Khadijah lahir sekitar lima belas tahun sebelum tahun Gajah. Ia lahir dari pasangan Fatimah binti Zaidah dan Khuwailid. Selama hidupnya, Khadijah telah menikah tiga kali, yang pertama dengan Abu Halah An-Nabbasy bin Zararah At-Taimi dikaruniai dua putra, yang kedua dengan Atiq bin A’id Al-Makhzumi dikaruniai seorang putri bernama Hindun dan yang terakhir ia habiskan sisa hidupnya bersama Nabi Muhammad SAW. Saat menjadi pebisnis yang sukses tidak membuat Khadijah lantas menjadi lupa diri dengan posisinya sebagai seorang Ibu dari ketiga anaknya. Banyak para tokoh dan orang kaya yang ingin meminang Khadijah serta menawarkan harta yang melimpah kepadanya, namun ia menolak pinangan setiap pemuka Quraisy yang datang kepadanya. Ia lebih memilih untuk mencurahkan segala waktu, tenaga dan pikirannya guna mengasuh dan merawat ketiga anaknya serta mengurusi dan mengembangkan bisnis perniagaannya. Hal tersebut terus berlanjut sampai ia mencapai usia 40 tahun dan menemukan pemuda tampan dan cerdas bernama Muhammad yang saat itu masih berusia 25 tahun yang akhirnya menikahi dirinya. Bahkan perdagangannya menjadi sangat sukses saat

dijalankan oleh Nabi Muhammad.

Selama ia menjadi istri Nabi Muhammad, Khadijah adalah sosok yang taat dan percaya pada suami. Ia selalu memberikan dukungan dan bantuan dengan penuh semangat dan tekad yang kuat. Sementara Nabi sendiri meski memberikan waktu dan perhatian yang besar kepada aktivitas perniagaannya, selalu mengajak Khadijah untuk bermusyawarah dan bertukar pendapat dalam segala urusan serta mendengarkan setiap pendapatnya dengan seksama. Beliau tetap memberikan perhatian yang sama besar kepada istrinya, selalu memenuhi apa yang diinginkan dan berusaha tidak mengecewakannya.

Khadijah sendiri sebagai istri sangat senang bahwa suaminya bisa menggantikan tugasnya serta menyerahkan segala urusan perniagaan kepada sang suami untuk mengembangkan dan mengurusi jalannya perniagaan. Sementara Khadijah mengerahkan waktu, pikiran dan tenaganya untuk mengurusi rumah tangga, serta berusaha keras untuk membahagiakan suami dan anak-anaknya.

Khadijah adalah sosok wanita yang bisa dijadikan teladan. Umurnya yang lebih tua dari Nabi dan harta kekayaannya yang melebihi Nabi tidak lantas menjadikannya sombong dan ingin menguasai rumah tangga. Ia tetaplah wanita yang taat pada suami dan tunduk pada aturan Allah.

Khadijah merupakan salah satu orang yang dapat dijadikan contoh bagaimana wanita bukanlah pencari nafkah utama. Kisah hidupnya seperti menjadi pengingat bagi wanita-wanita muslimah yang berkarir agar tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang Ibu dan istri serta tetap tunduk pada aturan yang telah Allah SWT tetapkan.

Dengan demikian, makna emansipasi menurut perspektif hukum Islam tidak hanya menjabarkan mengenai penuntutan hak saja. Akan tetapi juga menjelaskan tentang kewajiban-kewajiban sebagai konsekuensi dari hak yang bertujuan untuk memuliakan wanita. Jadi, wanita boleh saja bekerja tetapi tidak melupakan qodratnya.

Dalam Islam, wanita justru sangat dimuliakan sesuai peran dan kedudukan kodratinya. Bukan tidak mungkin, paham emansipasi yang sekarang marak disebarluaskan justru akan mengantar kaum wanita pada kehinaan.

Sumber

Khoirunnisa, dkk. 2012. Khadijah, Teladan Bagi Muslimah dalam Berkarir.

Jakarta: thisisgender.com dikutip dari http://thisisgender.com/khadijah-

teladan-bagi- muslimah-dalam- berkarir/#forward#forward diakses pada

tanggal 11 April 2017 Pukul. 14.06

Nur Sulistiyaningsih, dkk. 2012. Emansipasi Wanita Dalam Perspektif Hukum

Islam. Jakarta : www.cahayatheprinces.com di kutip dari

http://www.cahayatheprinces.com/2012/01/emansipasi-wanita- dalam-

perspektif.html diakses pada tanggal 11 April 2017 Pukul. 14.11

Kanthi. 2013. Emansipasi Wanita Dalam Islam. Jakarta : kantisuci.blogspot.co.id

dikutip dari http://kantisuci.blogspot.co.id/2013/06/emansipasi-wanita- dalam-

islam.html diakses pada tanggal 11 April 2017 Pukul. 14.16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *