INFINITY

IMG_7022
Bandung – (19/12/2015) Foto bersama, moderator dan narasumber dari bidang psikologi, kedokteran, rumah cemara dan KPA, dalam acara Infinity

BANDUNG – 19 Desember 2015 BEM-F Psikologi Unisba menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati hari HIV/AIDS sedunia yang diperingati tanggal 1 Desember setiap tahunnya. Acara infinity ini bertemakan “fight the disease, not the people” diselenggarakan di Gedung Aula Universitas Islam Bandung pada hari Sabtu pukul 13.00-17.00 WIB. kegiatan ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat luas bagaimana penyebaran virus HIV/AIDS dan untuk membangkitkan semangat berkarya dalam hal minat dan bakat agar generasi muda tidak terjerumus kepada pergaulan yang negatif dan dapat tertular virus HIV/AIDS

Kegiatan ini dihadiri oleh siswa/i SMA yang ada di Kota Bandung dan mahasiswa Universitas Islam Bandung, khususnya Fakultas Psikologi. Selain itu beberapa dosen Fakultas Psikologi Unisba juga turut hadir dalam kegiatan talkshow ini. Narasumber talkshow ini berasal dari KPA dan Rumah cemara. Selain itu ada juga dosen Fakultas Psikologi yaitu DR. Agus Sofyandi Kahfi, M.Si dan dosen Fakultas kedokteran yaitu dokter Erry Puspa Wulansari, acara talkshow kali ini di moderatorkan oleh Aditya Aksani T.,S.Psi yang juga merupakan alumni dari Fakultas Psikologi Unisba.

IMG_7039

Selain itu acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Vernitev Domov dan ANAMNESA yang merupakan mahasiswa dari Fakultas Psikologi Unisba. Kedua talent tersebut menghibur para peserta dengan memberikan beberapa buah lagu.

Materi yang disampaikan dalam talkshow ini yaitu memandang HIV/AIDS dari sisi medis dan psikologis para penderita. Iwa Lesamana selaku perwakilan dari KPA menyatakan bahwa virus HIV ini menyerang sistim kekebalan tubuh manusia, jadi seseorang yang terlah terjangkit virus HIV akan mudah terserang penyakit yang lainnya.

IMG_7013

Selain itu dijelaskan juga bahwa virus HIV/AIDS ini tidak menular melalui sentuhan fisik ataupun air liur, melainkan dari transfuse darah, jarum suntik, hubungan seksual, dan dari ibu hamil kepada anaknya. Jadi untuk teman-teman semua nih gak perlu takut untuk berdekatan dengan ODHA (orang dengan HIV/AIDS), karena kita tidak akan tertular jika kita berdekatan ataupun mengobrol. Seharusnya kita sebagai generasi muda memberikan support kepada ODHA dan tentunya juga kita harus menghindari  resiko yang memungkinkan kita untuk terjangkit virus HIV/AIDS. Kita harus menghindari seks bebas, dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang karena akan menular melalui jarum suntik.

IMG_7042

So, mulai dari sekarang tidak perlu takut untuk berinteraksi dengan ODHA seperti yang dikatakan oleh Ginandjar Koesmayadi. Yang harus dilakukan oleh kita sebagai generasi muda adalah memerangi virusnya bukan orangnya. Kita harus memaksimalkan potensi minat dan bakat yang kita miliki agar terhindar dari pergaulan negatif yang bersiko tertular virus HIV/AIDS. Lakukanlah hal-hal yang positif dan hindari pergaulan yang negatif. (Teks Oleh Bella Novia Andiani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *