Kajian Film Fight Club

Untitled16

 

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sutradara         : David Fincher

Writers             : Chuck Palahniuk (novel), Jum Uhls (screeplay)

Stars                  : Edward Norton, Brad Pitt, Helena Bonham Carter

Genre                : Drama

Duration          : 139 minutes

Rating              : 8,9/10 (berdasarkan IMDb)

 

Sinopsis

Untitled17

Fight Club adalah film Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 1999 yang diadaptasi dari novel yang juga berjudul Fight Club karya Chuck Palahniuk. Film ini disutradarai oleh David Fincher dan diperankan oleh Edward Norton (tokoh protagonis dalam film ini yang tanpa nama dan selaku narator). Film yang mengisahkan seorang pria yang terjebak dalam kehidupan sebagai masyarakat pekerja “kerah putih” yang terlibat klub pertarungan ilegal yang dirintis oleh penjual sabun yang bernama Tyler Durden (Brad Pitt). Mereka terjerumus dalam kisah segitiga dengan seorang wanita bernama Marla Singer (Helena Bonham Carter).

Untitled18

Plot

Film ini berkisah tentang pria tak bernama yang menjadi narator pada film ini (Edward Norton). Ia seorang pekerja pada sebuah perusahan mobil yang menderita insomnia akibat tekanan pekerjaan, sehingga ia memutuskan untuk mengikuti support group. Ia merasa “sembuh” setelah mengikuti support group penderita kanker testis, meskipun ia tidak menderita penyakit tersebut. Sang narator kemudian mengikuti seluruh support group dengan penyakit berbeda setiap hari hingga dia bertemu dengan Marla Singer (Helena Bonham Carter). Kehadiran Marla sangat mengganggu si narator karena Marla juga mengikuti seluruh support group dengan alasan untuk mendapatkan kopi gratis. Narator yang tidak tahan dengan kehadiran Marla akhirnya mengajaknya untuk membuat jadwal kehadiran di support group agar mereka tidak saling bertemu, serta bertukar nomor telepon bila suatu saat salah satu dari mereka ingin mengganti jadwal.

Untitled19

Saat pulang dari perjalanan dinas di pesawat, narator bertemu dengan Tyler Durden (Brad Pitt) seorang salesman perusahaan pembuat sabun. Setelah terlibat pembicaraan yang menarik, Tyler memberinya kartu nama. Alangkah terkejutnya sang narator saat mendapati apartemennya hancur karena ledakan. Kejadian ini membuatnya menghubungi Tyler untuk bertemu di bar, lalu Tyler mengajaknya tinggal di rumahnya. Tyler ternyata memproduksi sabun secara tradisional. Ia membuat sabun dengan menggunakan bahan utama dari lemak hasil sedot lemak yang diambil dari sampah rumah sakit. Sabun produknya laris manis di pasaran. Tyler kemudian mengajarinya membuat sabun, membuat bom, serta mendirikan Fight Club, sebuah klub bertarung yang ternyata memiliki efek sama seperti setelah menghadiri support group. Fight Club kemudian berkembang dan memiliki banyak cabang di seluruh dunia dengan mayoritas anggotanya adalah pekerja yang depresi terhadap pekerjaannya. Tiba-tiba Marla menghubunginya dan memberi tahu bahwa dia telah menelan banyak pil hingga overdosis. Sang narator mengabaikannya, namun Tyler menyelamatkannya hingga akhirnya Tyler dan Marla terlibat  yang membuat sang narator makin benci terhadap Marla.

Tyler mulai menerapkan aturan-aturan untuk bertarung dan merencanakan Project Mayhem, suatu organisasi anti kemapanan yang anggotanya berasal dari Fight Club. Ini bertujuan untuk melakukan aksi vandalisme di seluruh dunia. Setelah salah satu anggota Project Mayhem yang disebut Space Monkey tewas akibat tembakan polisi setelah melakukan aksi vandalisme, sang narator mulai kontra terhadap rencana-rencana Tyler.

Untitled20

Kajian Psikologi

            Edward Norton memerankan soerang pria berkepribadian ganda (Tyler), mendirikan sebuah klub bernama Fight Club. Halusinai dan delusi dia munculkan sebgaai ketua klub, dan kepribadian gandanya merencanakan sesuatu yang berbahaya.

Perilaku Tyler dalam film Fight Club menurut bidang psikologi, ia mengidap gangguan schizophernia. Apa sih schizophernia itu? Nah, schizophernia adalah penyakit jiwa yang ditandai dengan kemunduran atau kemurungan kepribadian. Schizophernia merupakan sekelompok gangguan psikotik, dengan gangguan dasar pada kepribadian, distorsi khas pada proses pikir. Kadang-kadang berasa bahwa dirinya sedang dikendalikan oleh kekuatan dari luar. Penyakit ini timbul akibat ketidakseimbangan pada salah satu sel kimia dalam otak. Schizophernia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinan (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Menurut Kraepelin membagi skizofrenia mejadi beberapa jenis:

1. Skizofrenia kompleks, gejala utama pada jenis simplex adalah kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan.

2. Jenis bebefrenik, gejala yang menonjol adalah gangguan proses berfikir, gangguan kemauan dan adanya depersonalisasi atau double personality.

3. Jenis katatonik, biasanya akut dan didahului oleh stress emosional, dapat terjadi stupor katatonik (penderita tidak menampakkan sama sekali ketertarikannya terhadap lingkungannya) dan gaduh gelisah katatonik ( terdapat hiperaktifitas motorik, tetapi tidak disertai emosi yang semestinya dan tidak dipengaruhi rangsangan dari luar).

4. Jenis paranoid, gejala-gejala yang menyolok adalah waham primer disertai dengan waham-waham sekunder dan halusinasi.

5. Episoda skizofrenia akut, gejala skizofrenia muncul mendadak sekali dan pasien seperti dalam keadaan mimpi. Dalam keadaan ini seakan-akan dunia luar dan dirinya sendiri berkabut.

6. Skizofrenia residual gejala yang menyolok adalah gangguan afek dan emosi, gangguan pikiran dan kemauan.

7. Jenis skizo-afektif disamping gejala skizofrenia menonjol pada saat bersamaan juga gejala depresi atau gejala mania.

(Dikaji oleh : Hanna Nurhasanah, Muhammad Naufan A, dan Nadhira Anjaina)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *