Kajian Film Life Is Beautiful

Untitled9

Director           : Roberto Benigni

Writers            : Vincenzo Cerami, Roberto Benigni

Stars                : Roberto Benigni, Nicoletta Braschi, Giorgio Cantarini

Genre              : Comedy, drama, romance

Duration          : 116 minutes.

Rating             : 8,6/10 (berdasarkan IMDb)

 

Untitled10

 

Life Is Beautiful (bahasa Italia: La vita è bella) adalah sebuah film Italia yang dirilis pada tahun 1997, yang bercerita tentang seorang Yahudi Italia, Guido Orefice (diperankan oleh Roberto Benigni, yang juga menyutradari dan penulis cerita), dimana dia harus menggunakan imajinasinya untuk menolong keluarganya di kamp konsentrasi Nazi. Bagian dari film ini menceritakan tentang pengalaman hidup Benigni: sebelum dia lahir, ayahnya dimasukkan kedalam kamp konsentrasi Bergen-Belsen (www.wikipedia.com).

Untitled11

 

KAJIAN PSIKOLOGI

  1. Self Efficacy: belief atau keyakian seseorang bahwa ia dapat menguasai situasi dan menghasilkan (outcomes) yang positif)
    1. Perilaku tokoh dalam film tentang Self Efficacy:

Ketika Guido menerapkan trik Schopenhauer dalam sebuah pertunjukan teater untuk membuat seorang gadis bernama Dora untuk memandang dirinya dan ternyata berhasil.

Ketika Guido juga menerapkan Schopenhauer didalam tempat pengasingan ke seekor anjing dari tentara mendapati anaknya berada didalam sebuah kotak, guido mempengaruhi anjing itu agar tidak menggonggong terhadap kotak tersebut dan berhasil.

Ketika tentara bertanya kepada tahanan apakah ada yang bisa berhasa jerman, dengan percaya diri Guide mengangkat tangannya dan maju kedepan untuk mengartikan bahasa jerman ke bahasa inggris untuk menyakinkan bahwa mereka mengikuti sebuah permainan, walaupun sebenarnya Guido sama sekali tidak mengerti bahasa jerman.

  1.  Optimism:  sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan       untuk merangkap hasil yang menyenangkan. Dapat diartikan juga sebagai berfikir positif. Jadi optimism itu lebih merupakan cara berpikir.
    1. Perilaku tokoh dalam film menggambarkan Optimism:

Ketika Guido beserta anak dan istrinya diletakan ditempat pengasingan, dia sangat optimis bahwa ia beserta anak dan istrinya dapat keluar dan terbebas dari tempat pengasingan dan perbudakan tersebut.

  1. Hope: Adalah sebuah kepercayaan atau persepsi bahwa sebuah tujuan dapat dicapai, apakah itu impian, cita cita, kebahagiaan, atau cinta.
    1. Perilaku tokoh dalam film yang menggambarkan Hope.
    2. Ketika bertemu dengan Dora kedua kalinya, guido sangat berharap dan yakin bahwa ia akan bertemu dengan Dora lagi.
    3. Ketika mendapat teka teki, Dr. Lessing sangat berharap ia dapat memecahkan teka-teki tersebut dan mendapat jawabannya, karena apabila ia tidak dapat memecahkan teka teki tersebut maka ia tidak dapat tidur.

 

(Dikaji oleh: Ryan Nurhidayatullah, Alfaizar Leo, M. Iqbal Mirza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *