Sosialisasi Rumah Belajar Tamansari (RBT)

photo 2           Pada Minggu tanggal 2 Agustus 2015 Departemen Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Bandung menyelenggarakan Program tahunannya yaitu Rumah Belajar Tamansari (RBT). RBT adalah bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak yang rata-rata berada pada usia 6-12 tahun. Kelompok Belajar ini berbeda dengan kelompok belajar lainnya karena anak-anak yang berada pada program RBT ini akan belajar dengan menyenangkan karena mereka akan belajar sambil bermain. RBT ini akan mengajarkan kepada anak-anak hal-hal yang tidak diajarkan di sekolah mereka. Salah satu contohnya yaitu, anak akan diberikan permainan tradisional seperti, congklak, grobak sodor, ataupun anak-anak ini akan diberi pengetahuan tentang barang-barang yang dapat di recycle yang akhirnya yang akan anak-anak itu buat untuk menjadi barang yang berguna bagi mereka. Program RBT ini biasanya diselenggarakan di Taman Film dan Taman Kuyagaya (dekat dengan balubur), tetapi selain kegiatan yang dilakukan di Taman Film dan Taman Kuyagaya, terkadang anak-anak dalam program RBT ini akan diajak untuk berjalan-jalan. Salah satu tempatnya adalah Kebun Binatang Bandung dan disana mereka akan belajar sambil bermain juga. Salah satu contohnya adalah menebak gambar-gambar binatang yang ada di Kebun Binatang tersebut.

Konsep program RBT tahun ini hampir sama dengan konsep RBT pada tahun sebelumnya, tetapi yang membedakannya adalah RBT tahun ini akan diselenggarakan selama 4 bulan dihitung dari bulan Agustus hingga November 2015 dan akan diadakan seminggu sekali.

photo 1

Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu kemarin adalah acara sosialisasi untuk para ibu tentang apa itu program RBT dan materi tentang tugas perkembangan anak dan juga materi parenting yang diberikan oleh salah satu psikolog yang juga menjadi dosen di Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung yaitu, Dr. Hj. Endang Pudjiastuti, M.Pd. Jumlah peserta yang mengikuti acara RBT kemarin mencapai 20 orang dan acara berjalan dengan lancar. Menurut Monica Adi Fanny, Ketua dari Divisi Acara RBT, acara RBT pada hari Minggu kemarin sungguh di luar ekspetasi. Para ibu bersemangat untuk mendengarkan materi yang diberikan, hal tersebut terlihat saat sesi tanya jawab. Para ibu banyak melontarkan pertanyaan tentang perkembangan anak-anaknya dan konsep Parenting.

Kesan dan pesan dari Monica yaitu, “Semoga acara RBT minggu depan dapat lebih seru, karena mulai dari minggu depan acara RBT ini akan terjun langsung dan lebih fokus terhadap anak-anaknya dan semoga program RBT ini dapat membantu dalam mendidik dan mengajarkan banyak pengetahuan pada anak-anak khususnya di sekitar daerah Tamansari”.

 

3 thoughts on “Sosialisasi Rumah Belajar Tamansari (RBT)”

  1. semoga program ini bisa berlanjut di tahun 2016 🙂 karena dengan materi dalam program tersebut, proses belajar tidak hanya terjadi pada anak saja tetapi juga orang tuanya 🙂

  2. Permainan-permainan outdoor memang penting bagi perkembangan anak apalagi dijaman ini yang mana teknologi sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Semoga kegiatan ini dapat berjalan terus sehingga dapat menjaga masa depan bangsa dengan anak-anak yang kreatif 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *