Studi Psikologi (STUPSI #6) “Psikologi Forensik”

Kamis, 4 Oktober 2018 BEM-F Psikologi UNISBA telah menyelenggarakan “STUPSI #6” atau Studi Psikologi #6. Acara ini diadakan ke Polda Metro Jaya di Jakarta dengan tujuan untuk menambah wawasan khususnya dalam bidang psikologi forensik. Selain itu, bukan hanya menambah ilmu, tujuan dari STUPSI #6 ini untuk refreshing bersama, diantaranya dengan menyelenggarakan acara selanjutnya ke Museum Alive Star dan Ancol Beach City

Setelah tiba di Polda Metro Jaya, acara ini diawali dengan sambutan yang diantaranya oleh Ketua STUPSI #6 yaitu, Syifa Farah Ayu Fauzia. Kemudian, dilanjutkan sambutan oleh Ketua BEM yaitu, Ahmad Mujaddid. Lalu, sambutan oleh Wakil Dekan III yaitu, Stephani Raihana H, M.Psi. Kemudian yang terakhir sambutan oleh Kabag Psikologi AKBP yaitu, Hary Prasetya, S.Psi, M.Psi. T

Setelah sambutan, acara selanjutnya yaitu diadakan seminar. Dengan dipaparkannya informasi mengenai Polda Metro Jaya itu sendiri, informasi mengenai psikologi forensik, sharing mengenai penanganan yang dilakukan terhadap tahanan, khususnya tahanan yang mengalami gangguan psikologis sehingga terkait dengan peran psikolog di Polda Metro Jaya, syarat untuk bisa bekerja / magang di Polda Metro Jaya, dan peluang sarjana psikologi untuk bisa bekerja di Polda Metro Jaya. Kemudian seminar ini diikuti sesi tanya jawab.

Setelah itu, ditutup dengan penyerahan plakat dari pihak Fakultas Psikologi UNISBA kepada pihak Polda Metro Jaya

Setelah dari Polda Metro Jaya, peserta makan siang menuju Kedai Mak Mur. Bukan hanya makan siang, disana MC memberikan quiz/pertanyaan  mengenai materi yang diberikan saat seminar di POLDA METRO JAYA dan seluruh peserta memainkan games yang diberikan oleh MC.

Setelah itu, acara selanjutnya yang merupakan rangkaian acara terakhir yaitu peserta menuju Museum Alive Star dan Ancol Beach City. Peserta menikmati waktu bebasnya disana.

Menurut koordinator acara yaitu, Shindy Julieta. Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum terlaksananya acara ini antara lain, perekrutan anggota untuk setiap divisi, memilih tema, mencari dan survey tempat, membuat rundown acara, kemudian menentukan penanggung jawab dari divisi acara pada rundown.

Menurut coordinator acara hambatan yang dirasakan diantaranya, “Kendala akan parkir. Pihak Polda Metro Jaya tidak menyediakan parkir untuk Bus, dan parkiran di Polda Metro Jaya pun penuh sehingga bus harus mencari parkir diluar sehingga pengkondisian peserta menuju bus setelah acara selesai menjadi terburu-terburu dan ada satu kegiatan yang tidak terealisasikan di Polda yaitu ishoma. Kemudian, pada saat makan siang di kedai Mak Mur, makanan datang cukup lama sehingga peserta menunggu makanan tersebut.”.

“Kegiatan yang dilakukan pada saat acara #STUPSI6 ini sesuai dengan rundown yang dibuat, tidak ada kelebihan waktu ataupun telat baik dalam waktu kedatangan, pengkondisian maupun dalam pelaksanaan kegiatan. Kemudian, semoga untuk acara kedepannya lebih menjalin komunikasi dan selalu follow up dengan pihak maupun divisi lain agar terjalinnya kerjasama yang baik sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.” Berikut kesan dan pesan menurut coordinator acara yaitu, Shindy Julieta.

“Kesannya stupsi kemarin itu rame walaupun agak sedikit cape, seru dan bisa dapat ilmu baru juga, terutama ketika di metro jaya. Untuk sarannya kalau bisa tempat kunjungannya ditambah lagi biar semakin seru” menurut peserta STUPSI #6 yaitu, Nurkholifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *