Waktu Untuk Diri Sendiri

Apakah sahabat Kemah egois? Tidak mengerti apa yang di inginkan orang lain? Memusatkan pada diri sendiri? Tak berperasaan? Well, ya atau tidak. Di dunia, pada hari ini, kita semua mencoba untuk melakukan berbagai hal dan memenuhi tanggung jawab kita. Namun, kita jarang meluangkan waktu untuk diri kita sendiri. Kalau kita meluangkan waktu untuk diri kita sendiri, kita takut akan terlihat oleh orang lain sebagai orang yang malas, atau kita dibilang tidak melakukan hal-hal yang lebih penting, seperti mengerjakan tugas, pekerjaan rumah, atau kita justru hanya dilihat menghabiskan waktu kita.

Bagaimanapun, memberikan waktu untuk diri kita itu sangat penting buat kesehatan fisik dan mental kita. “Stres secara terus menerus meningkatkan resiko masalah perkembangan kesehatan,” (Maldonaso, 2014) baik fisik maupun psikis. Tubuh kita ini butuh istrirahat untuk bisa berfungsi dengan baik dan melanjutkan performa maksimum kita. Terlalu banyak pekerjaan fisik yang membuat fisik kita melemah, kita menjadi kelelahan lalu sakit, dan menjadi rentan terhadap penyakit fisik lainnya. Nah, ini lah gunanya tidur, tapi banyak orang di dunia ini yang kurang tidur sehari-harinya, maka tubuh kita tidak akan terisi energi dengan cukup.

Oleh karena itu ada kebutuhan-kebutuhan untuk kesehatan mental kita. Pikiran kita yang terlalu banyak bekerja dan sibuk interaksi dengan oranglain, dengan pelajaran di sekolah, dengan pekerjaan, maupun berpikir mengenai tanggung jawab kita sehari-hari. Perlahan-lahan kita mulai gak bisa berpikir jernih, mulai mengalami kecemasan dan depresi. Itu semua dialami jika kita sudah megalami sakit mental dan tidak bisa bertanggung jawab dengan tugas sehari-hari. Dan jangan pikir fisik dan mental tidak berhubungan satu sama lain. Penurunan keadaan pada fisik atau mental akan mempengaruhi yang lainnya.

Untuk mencegah melemahnya kesehatan fisik dan mental, kita terkadang harus menjadi egois dan memusatkan pada diri kita. Kita butuh waktu untuk diri kita sendiri. Olahraga (walaupun ini melibatkam aktivitas fisik, tapi ini bisa membuat kita fresh), jalan-jalan, baca buku, dengerin musik, menggambar, meditasi, dan masih banyak hal lain yang bisa bikin kita relax. Salah satu hal itu bisa bantu kita fokus kembali dan mengurangi stres.

Sekarang, coba mulai luangin waktu sekitar 20-30 menit, satu jam mungkin kalau perlu. Kalau sahabat Kemah tidak bisa meluangkan waktu dalam sehari, mungkin bisa dicoba dalam satu minggu luangkan waktunya sejenak. Kalau bisa di schedule kan waktu untuk istirahat tersebut. Seperi yang diucapkan Ferris Bueller, “kehidupan ini bergerak cepat, jika kamu tidak berhenti dan tidak melihat sekitar walau sejenak, kamu mungkin akan kehilangan itu”. Luangkan waktu untuk mengisi kembali kesehatan fisik dan mental kalian. So go ahead be selfish, take time for yourself.

source: Psych2go.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *