STUDIUM GENERALE PSIKOLOGI UNISBA

Bandung, Desember 2020− Fakultas Psikologi Unisba telah melaksanakan Studium Generale. Studium Generale adalah salah satu kegiatan PKKMB. Arvia Deanna, sebagai Koor Acara Taaruf 2020, mengatakan “tujuan dilaksanakannya studium generale adalah untuk menambah wawasan dan kesadaran kepada seluruh angkatan mahasiswa Fakultas Psikologi Unisba tentang urgensi-urgensi masalah yang dihadapi di Indonesia”. Berbeda dengan PKKMB, kegiatan Studium Generale ini diperuntukan tidak hanya untuk mahasiswa baru tetapi juga seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi Unisba. Di masa pandemik Covid-19, acara ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini dilakukan dalam 2 minggu. Minggu pertama dilaksanakan pada hari Minggu, 22 November 2020. Acara dimulai pukul 7.30 WIB, para peserta memasuki Zoom Meeting lalu Pembukaan oleh Naufal Rizky sebagai MC dan Sambutan dari Dekan Fakultas Psikologi Unisba yaitu Ibu Dewi Sartika, Dra., M. Si. Setelah itu pembacaan CV Moderator oleh MC dan CV Narasumber oleh Teh Fadhila Aulia Tsany sebagai moderator.

Materi yang dibahas pada Studium Generale 1 ialah “Narkoba dan Generasi Muda” oleh Brigjen. Pol. Drs. Sufyan Syarif, M. H selaku Kepala BNN Provinsi Jawa Barat. Pemateri menjelaskan mengenai dasar hukum narkotika, permasalahan narkoba di Indonesia, strategi pencegahan dan pengangan narkoba, Acara ini diakhiri oleh diskusi dan tanya jawab dari para peserta yang antusias serta penutup oleh MC.

Studium Generale 2 diselenggarakan pada hari Minggu, 6 Desember 2020. Kegiatan diawali dengan pengkondisian pukul 08.30 WIB, setelahnya sambutan dari Ibu Dewi Sartika, Dra., M. Si. MC pada acara ini adalah Sarah dengan moderator Teh Revia Eka Putri. Studium Generale 2 ini diisi oleh Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzili, M. Si yang merupakan Wakil Ketua Komisis VII DPR RI mengenai “Melawan Korupsi”. Pada sesi ini beliau membahas mengenai lembaha dan regulasi anti korupsi, bentuk dan dampak korupsi, cara melawan korupsi serta diakhiri dengan sesi tanya jawab. Acara selanjutnya adalah pengenalan ketua angkatan dari angkatan 2017 yaitu Arie Syahrizal, angkatan 2018 yaitu Bima Satria, angkatan 2019 yaitu Maulana Abdul, dan dari angkatan 2020 yaitu Muhammad Azis Luhung.

Fathia Kamila, selaku Ketua Taaruf 2020, mengatakan hambatan dan kendala yang dirasakan adalah beberapa masalah teknis dari pemateri maupun MC seperti jaringan internet yang kurang stabil, kegiatan yang dilaksanakan hari Minggu sehingga beberapa peserta berhalangan hadir karena alasan tertentu. Ia berharap kegiatan ini, khususnya kepada mahasiswa baru angkatan 2020, dapat membantu menyesuaikan diri di dunia perkuliahan.

Ditulis oleh: Adinda Ridha Intishar (Staff Departemen Medkominfo BEM-F Psikologi Unisba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *